Tampilkan postingan dengan label kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata. Tampilkan semua postingan
Jumat, 06 Desember 2013
Syiah Sesat Ini Kata Ustadz Kampung Bagian III
Sungguh menarik jika kita berdialog dengan orang-orang yang tidak menaruh prasangka buruk, apalagi kebencian, terhadap suatu faham agama. Jawaban-jawaban yang dikemukakan terasa logis dan tidak menyalahkan. Seperti terhadap faham/aliran Syiah, misalnya. Syiah, yang selama ini sering dianggap sesat, ternyata tidak seburuk apa yang dituduhkan jika kita mengetahui akar masalah perbedaan yang terjadi antara faham kita (Sunni) dan Syiah. Dari dialog sebelumnya kita memperoleh sedikit jawaban atas pertanyaan mengapa sebagian orang Syiah tidak menyukai Abu Bakar dan Umar, dan mengapa mereka berkeyakian bahwa Ali-lah yang harus jadi khalifah.
Sekalipun jawaban-jawaban tersebut hanya sebatas pendapat dari analisa sejarah, namun paling tidak dapat membuat kita lebih bijak dalam menilai orang-orang Syiah sehingga kita tidak asal menuduh, apalagi mengkafirkan, tanpa alasan yang jelas.
Untuk mengetahui isue-isue seputar Syiah lainnya, berikut ini adalah dialog lanjutan meneruskan dialog-dialog sebelumnya:
Saya : Menyambung pertanyaan yang kemarin, bagaimana menurut ustadz mengenai pandangan orang-orang Syiah terhadap khalifah Utsman?
Ustadz : Hehehe... masih penasaran rupanya... Mengenai Utsman, saya kira tidak lepas dari sikap kepemimpinannya yang nepotis, ditambah dengan perilaku jajarannya yang korup. Beliau mengangkat kerabat-kerabatnya sebagai pejabat negara, seperti mengangkat sepupunya, Marwan bin Hakam sebagai Sekneg, padahal ia telah diusir Nabi dari Madinah karena menjadi mata-mata musuh. Beliau pun mengangkat Walid bin ‘Uqbah bin Abu Mu’aith sebagai gubernur Kufah dan mempertahankan Muawiyah bin Abu Sofyan sebagai gubernur Damaskus, padahal ‘Umar berwasiat supaya jangan mengangkat pemimpin dari keluarga Abu Mu’aith dan Bani Umayyah.
Nah, orang-orang yang diangkat Utsman ini banyak menyelewengkan dana baitul mall dan berperilaku hedonis, namun Utsman membiarkannya dan cenderung membela mereka.
Tapi yang membuat sebagian orang Syiah tidak menyukai Utsman, saya kira, bukan karena faktor-faktor itu saja. Tapi ada faktor lain, antara lain: Pertama, Utsman memberikan tanah Fadak kepada Marwan, padahal tanah itu warisan Nabi kepada Fatimah yang tidak diberikan oleh Abu Bakar, seperti yang saya ceritakan kemarin. Kedua, Utsman mempertahankan Muawiyah bin Abu Sofyan sebagai gubernur padahal ia termasuk keturunan thulaqa dan menjadi musuh Syiah paling utama di kemudian hari. Ketiga, Utsman mengusir Abu Dzar Al-Ghifari dari Madinah karena sikapnya yang selalu memprotes kebijakan-kebijakan Utsman, padahal Abu Dzar ini seorang yang sangat dekat dengan Nabi dan sebagai pengikut setia ‘Ali.
Dari faktot-faktor itulah, barangkali, yang membuat sebagian orang-orang Syiah tidak menyukai Utsman.
Saya : Ah, masa pemerintahan khalifah Utsman KKN seperti itu? Rasanya sulit dipercaya...
Ustadz : Ya... kalau kamu bacanya dari buku-buku pelajaran sekolah pastinya akan kaget, tapi bagi mereka yang menggeluti sejarah Islam pastinya bukan hal aneh lagi.
Saya : Ooo... Kembali ke masalah tadi, maksudnya Muawiyah sebagai keturunan thulaqa dan musuh Syiah paling utama itu bagaimana, ustadz?
Ustadz : Thulaqa itu orang-orang yang masuk Islam karena sudah terdesak pada saat Fathul Makkah (penaklukan Mekah). Nah, Muawiyah ini kan anaknya Abu Sofyan, sedangkan Abu Sofyan masuk Islam karena Fathul Makkah itu.
Muawiyah dianggap sebagai musuh besar Syiah pada saat itu karena selain telah menggulingkan kekhalifahan ‘Ali secara licik pada Perang Shiffin, juga telah membunuh keluarga dan para shahabat Nabi yang menjadi pengikut ‘Ali, seperti: menyuruh Ja’dah binti Asy’ats untuk meracun Hasan bin Ali, cucu Nabi; membunuh Muhammad bin Abu Bakar, adiknya ‘Aisyah atau ipar Nabi; membunuh Amr bin Hamaq; dan masih banyak lagi para shahabat Nabi lainnya yang ia bunuh hanya lantaran mendukung Ali atau karena tidak mau mengutuk Ali.
Begitu juga dengan anaknya, Yazid bin Muawiyah. Pasukan Yazid, yang dipimpin ‘Umar bin Sa’ad bin Abi Waqqash, memenggal kepala Husain bin Ali, cucu Nabi, dan membunuh ribuan pengikutnya di Karbala. Begitupun pembunuhan terhadap belasan ribu muslimin di Harrah Syarqiyah, sebelah Timur Madinah, dilakukan oleh pasukan Yazid pimpinan Muslim bin ‘Uqbah. Belum lagi pembunuhan-pembunuhan lainnya yang dilakukan oleh para gubernur semasa kekhalifahan Yazid terhadap orang-orang Syiah.
Barangkali hanya ‘Umar bin ‘Abdul Aziz-lah dari dinasti Umayyah yang tidak memusuhi ‘Ali dan pengikutnya. Bahkan ia menolak untuk menjelek-jelekkan ‘Ali dalam setiap khotbahnya, padahal semua khalifah dinasti Umayyah selalu melakukannya, termasuk ayah ‘Umar bin ‘Abdul Aziz sendiri.
Jadi sangat wajar jika kemudian ada orang-orang Syiah pada masa kini yang ikut membenci Muawiyah dan keturunannya.
Saya : Astaqfirullah... seperti itu kah sejarah Islam? Tapi dalam buku-buku pelajaran sekolah tidak seperti itu, ustadz?
Ustadz : Buku yang diajarkan di sekolah kan memiliki tujuan tertentu. Bisa saja karena tujuan politik, stabilitas dalam negeri, atau tujuan-tujuan lainnya, sehingga sejarah yang sebenarnya tidak diungkap.
Makanya saya suka heran dengan orang-orang yang ingin menegakkan khilafah. Sejarah kekhalifahan itu tidak seindah yang dibayangkan orang. Disana penuh intrik, tipu daya, bahkan fitnah yang berujung pembunuhan. Selain itu, model peralihan kekhalifahan pun tidak ideal. Coba kamu pikir, model khilafah mana yang akan dipakai? Khalifah Abu Bakar hasil ijtihad ‘Umar. Khalifah ‘Umar hasil pelimpahan Abu Bakar. Khalifah Utsman hasil penunjukan ‘Umar, yang menunjuk antara Utsman dan ‘Ali. Karena ‘Ali tidak bersedia mengikuti kebijakan dua khalifah sebelumnya, sedangkan Utsman bersedia, maka Utsman-lah yang ditunjuk, sekalipun dalam kenyataannya malah jauh berbeda dengan dua khalifah sebelumnya. Dan khalifah ‘Ali pun hasil pelimpahan Utsman. Sayangnya beliau diperdaya Mu’awiyah sehingga terpaksa harus menyerahkan kekhalifahannya. Jadi model mana yang ingin ditegakkan? Model Muawiyah? Model Mu’awiyah malah lebih parah karena mengubah kekhalifahan menjadi sistem dinasti mirip kerajaan. Heran kan jika ada orang yang masih ngotot ingin menegakkan sistem khilafah?
Saya : Maklum saja ustadz... kebanyakan dari mereka kan seperti saya, cuma ikut-ikutan apa kata orang, hehehe...
Tapi katanya Abu Sofyan masuk Islam sebelum Fathul Makkah, bagaimana menurut ustadz?
Ustadz : Hehehe.... Saya malah baru tahu kalau ada cerita semacam itu. Tapi begini, kita tahu bagaimana pertarungan politik antara Muawiyah dan Ali pada saat itu, karenanya kita harus kritis terhadap cerita-cerita seperti itu. Soalnya siapa yang leluhurnya menjadi muslim paling awal maka akan memiliki kedudukan terhormat dalam masyarakat Islam pada saat itu. Kan aneh jika Abu Sofyan yang terkenal keras melawan Islam sejak awal tiba-tiba menjadi muslim sebelum Fathul Makkah, padahal kebanyakan ulama, yang didukung hadits-hadits shahih, justru berpendapat sebaliknya? Sementara Abi Thalib, yang selalu membela Nabi dari serangan kaum Qurairy ketika masih berada di kota Mekkah, malah diceritakan meninggal dalam keadaan kafir, padahal banyak juga hadits-hadits dan riwayat-riwayat shahih yang mengatakan sebaliknya?
Terus terang saya tidak ingin berpolemik mengenai keabsahan hadits dan sejarah perihal kekafiran Abi Thalib, soalnya bukan ahli keduanya. Tapi ada pertanyaan kritis terhadap hadits-hadits tersebut: Pertama, bagaimana mungkin orang-orang yang menceritakan hadits ini tahu kejadian di Mekkah padahal mereka masuk Islam ketika Nabi sudah hijrah ke Madinah? Kedua, hadits tentang meninggalnya Abi Thalib selalu dikaitkan dengan turunnya surat At-Taubah ayat 113 dan Al-Qashash ayat 56. Padahal, menurut ahli tafsir, surat At-Taubah termasuk surat Madaniah terakhir, atau sekitar 10 tahun pasca meninggalnya Abi Thalib. Nah, kan janggal sekali?
Tapi biarlah untuk urusan ini para ulama ahli hadits dan ulama ahli sejarah saling berdebat. Toh tidak ada untungnya buat kita. Kalau saya pribadi lebih meyakini riwayat yang sesuai dengan akal dan nurani. Islam itu logis, kok!
Saya : Baiklah, ustadz. Kalau mengenai pandangan orang-orang Syiah terhadap siti ‘Aisyah sendiri bagaimana?
Ustadz : Mengenai ‘Aisyah, saya kira, tidak lepas dari perannya dalam Perang Jamal. ‘Aisyah dianggap sebagai kreator dan sekaligus provokator terjadinya perang melawan ‘Ali yang menyebabkan terbunuhnya puluhan ribu kaum muslimin dari kedua belah pihak. Karena hal itulah, barangkali, yang menyebabkan sebagian orang-orang Syiah tidak menyukai ‘Aisyah.
Saya : Yang dimaksudkan sebagai kreator dan provokator itu bagaimana, ustadz?
Ustadz : Begini... Pasca terbunuhnya Utsman, ‘Aisyah menuduh bahwa ‘Ali-lah yang telah membunuh Utsman, padahal sebelumnya ‘Aisyah pun pernah menuduh Utsman telah kafir. Tuduhan terhadap ‘Ali ini kemudian beliau sebarluaskan hingga ke kota Basrah, Irak, sehingga banyak orang yang bergabung untuk menggulingkan ‘Ali, seperti Thalhah, Zubair, Abdullah bin Zubair, Marwan bin Hakam, orang-orang dari klan Banu Umayyah, dll.
‘Aisyah sendiri sebenarnya sudah beberapa kali diperingatkan oleh Ummu Salamah, istri Nabi yang lain, supaya jangan mengunjungi kota-kota apalagi untuk memprovokasi massa menentang ‘Ali, karena sebagai ummul muminin seharusnya tetap berada di rumah, seperti yang dinyatakan dalam surat Al-Ahzab ayat 33. Tapi ‘Aisyah tetap berkeras sehingga terjadilah Perang Jamal. Dinamai Perang Jamal atau Perang Unta karena Aisyah menunggangi unta ketika memimpin pasukan untuk menyerang Ali dan para pengikutnya. Peristiwa ini kemudian disebut fitnatulkubro karena merupakan fitnah besar dalam sejarah Islam.
Saya : Heran, kok bisa ya siti ‘Aisyah bertindak seperti itu?
Ustadz : Jangankan kamu, para ahli sejarah juga kebingungan dalam mengungkap misteri kebencian ‘Aisyah terhadap ‘Ali ini. Tapi saya kira, ada penghasut yang menyebabkan ‘Aisyah seperti itu. Namun sayang sejarah belum bisa mengungkap siapa penghasut itu.
Saya : Menurut ustadz, siapa kira-kira yang menghasut ‘Aisyah sehingga beliau membenci ‘Ali?
Ustadz : Wah, untuk yang satu ini saya tidak tahu. Para ahli sejarah saja bingung, apalagi saya. Tapi saya kira, para penghasut ini adalah orang-orang yang membenci Nabi dan Islam karena telah mengubah kekuasaan berdasarkan dinasti kesukuan menjadi dinasti ilahiyah.
Yang terpenting bagi kita sekarang adalah mengambil ibrah dan hikmah dari peristiwa masa lalu itu supaya jangan terulang. ‘Aisyah saja pada akhirnya meminta maaf kepada ‘Ali, dan ‘Ali pun memaafkan beliau. Begitu pula dengan Yazid yang menyesali perbuatannya karena telah terlibat dalam pembunuhan Husain, cucu Nabi. Lalu mengapa kita masih saling berselisih tanpa alasan yang jelas, padahal kita tidak tahu persis kejadiaan yang sebenarnya pada saat itu? Apa susahnya sih untuk saling menghargai perbedaan dan melupakan sejarah kelam di masa lalu?
Saya : Betul sekali, ustadz... Toh, hanya Allah swt yang akan menilai dan mengadili kita kelak.
Ustadz : Nah... itulah yang saya tidak habis pikir, kenapa masih saja ada orang yang merasa dirinya paling benar dan menganggap orang lain salah? Padahal hak Allah untuk menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah nantinya, bukan hak kita!
Saya : Iya, ustadz... Kembali ke masalah Syiah, bagaimana pendapat ustadz mengenai ahlul bait karena antara Sunni dan Syiah berbeda pendapat dalam masalah ini?
Ustadz : Mengenai ahlul bait, Sunni dan Syiah memang berbeda pendapat. Kalau Sunni berpendapat bahwa yang termasuk ahlul bait itu semua keluarga Nabi, termasuk istri-istri beliau, sedangkan Syiah berpendapat hanya ‘Ali, Fatimah, Hasan, dan Husain. Perbedaan ini tidak lepas dari penafsiran yang berbeda terhadap Hadits Kisa yang bersumber dari Ummu Salamah. Hadits ini berkaitan dengan turunnya ayat Tathir, penggalan surat Al-Ahzab ayat 33 (Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait, dan membersihkanmu sebersih-bersihnya).
Saya : Bagaimana bisa terjadi perbedaan penafsiran begitu, ustadz?
Ustadz : Begini, setelah turunnya ayat Tathir, Nabi menutupi ‘Ali, Fatimah, Hasan, dan Husain dengan kain atau Kisa, lalu berdoa tiga kali berulang-ulang, meminta kepada Allah supaya menghilangkan dosa dari mereka dan mensucikan mereka sesuci-sucinya.
Yang menjadi perbedaan penafsiran barangkali karena pertanyaan Ummu Salamah ketika itu. Selepas Nabi berdoa, Ummu Salamah bertanya kepada Nabi, "bukankah aku juga keluargamu (ahl)?". Jawaban Nabi ini berbeda-beda dalam hadits. Ada yang menceritakan bahwa Nabi menjawab "ya, benar" dan menyuruh Ummu Salamah masuk kedalam kain, ada juga yang menceritakan bahwa Nabi hanya menjawab "sesungguhnya engkau dalam kebaikan, engkau adalah istri rasul".
Tidak hanya sampai disitu saja, perbedaan penafsiran pun terjadi ketika menafsirkan kata ahl dalam pertanyaan Ummu Salamah. Sunni mengartikan ahlul bait, sehingga Ummu Salamah dan istri-istri Nabi yang lain termasuk kedalam ahlul bait. Sementara Syiah mengartikan keluarga, sehingga istri-istri Nabi tidak termasuk kedalam ahlul bait, tapi hanya masuk kedalam keluarga Nabi saja. Selain itu, menurut pandangan Syiah, Ummu Salamah tidak ikut masuk kedalam kain ketika Nabi berdoa, sehingga tidak bisa dikatakan sebagai ahlul bait sesuai ayat Tathir tersebut.
Itu yang saya tahu lho... Adapun kalau ada penafsiran lain, syah-syah saja. Masalah yang beginian tidak akan pernah selesai sampai kapan pun, karena tiap kepala punya sudut pandang berbeda.
Saya : Benar, ustadz. Tinggal kitanya saja, apakah mau saling menghargai perbedaan itu atau tidak? Bukan begitu, ustadz? Tapi menurut ustadz sendiri, yang termasuk ahlul bait itu siapa saja?
Ustadz : Jawaban saya simpel saja. Istri, mertua atau menantu itu ada bekasnya, tapi kalau sepupu, anak atau cucu itu tidak ada bekasnya. Dan kalaupun ditambahkan istri Nabi, saya lebih cenderung menambahkan Ummu Salamah karena, menurut salah satu hadits, beliau juga akhirnya ikut masuk kedalam kain, sekalipun tidak termasuk yang didoakan Nabi.
Saya : Wah, kelihatannya ustadz sudah benar-benar mendekati ke arah Syiah nih, hehehe...
Ustadz : Bukan mendekati lagi tapi sudah Syiah sejak SD, hanya saja Syiahnya Syiah Persib, hehehe...
Percakapan kami terhenti karena kumandang adzan Ashar yang nyaring terdengar dari mesjid sebelah rumah ustadz. Lalu kami pun sepakat untuk meneruskan obrolan ini selepas shalat Ashar nanti untuk membahas masalah nikah mutah, shalat jama, dan isue-isue lain seputar Syiah.
Bersambung...
Bahasan Dialog Seputar Syiah:
- Syiah = NU + Imamah, Tradisi Syiah di Indonesia
- Taqiyah, Abdullah bin Saba, Saqifah, Khilafah, Umar, Abu Bakar
- Utsman, Muawiyah, Aisyah, Thulaqa, Fitnatulkubro, Ahlul Bait
- Nikah Mutah, Abu Hurairah, Hadits-hadits Janggal, Shalat Jama
- 12 Imam, Talfiq, Al-Quran Syiah, Kitab Al-Kafi, Strategi Zionis
Kamis, 24 Oktober 2013
Kata Kata Bijak Mario Teguh
Kata Kata Bijak MarioTeguh Berikut ini merupakan kumpulan ungkapan tentang cinta dan kehidupan yang bisa anda simak sebagai bahan renungan untuk menjalani hari-hari kedepannya.
Jangan takut untuk mencoba, karena ketakutan itulah hambatan sesungguhnya dari sebuah kesuksesan kita. Cermati dan resapi Kata Kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh ini dengan baik, maka kesuksesan akan menaungi anda.
Salam Super!
Waktu terbaik untuk berbahagia adalah sekarang.
Tempat terbaik untuk berbahagia adalah di sini.
Dan cara terbaik untuk berbahagia adalah membahagiakan orang lain.
Maka janganlah hanya menginginkan yang mudah.
Janganlah keinginan mu untuk yang mudah, menjauhkanmu dari belajar menguasai yang sulit.
Sesungguhnya, karena kemampuan mu lebih besar daripada semua kesulitan mu, kehidupan ini yang sebetulnya sama sulitnya bagi semua orang, akan tampil sangat mudah bagi mu, dan akan berlaku sangat ramah kepada mu.
Rasa malas yang menguasai orang hebat, adalah kekuatan yang menjadikannya sama tidak-berguna-nya dengan orang lemah yang membakati kemalasan.
Maka janganlah engkau membakati kemalasan.
Karena ketahuilah, bahwa
Bahkan setan pun tidak tertarik untuk mengganggu orang malas.
Karena, kemalasan itu sudah lebih dari cukup untuk mengkerdilkan kehidupan anak manusia, apa pun kehebatan yang aslinya ada pada dirinya.
Dan jika engkau sedang memanjakan kemalasan dalam dirimu, sadarilah bahwa
Rasa malas itu bukanlah kelemahan.
Rasa malas adalah kekuatan yang sangat luar biasa keefektifannya untuk mengkerdilkan kehidupan.
Telah berapa banyakkah jiwa-jiwa yang sejatinya dilahirkan mulia dan berbakat menjadi pemimpin besar, yang dikerdilkan oleh rasa malas?
Kadang hal-hal buruk Tuhan hadirkan ke dalam hidupmu untuk mengingatkanmu pada hal-hal baik yang lupa kamu syukuri.
Tidak ada kebahagiaan dalam kelemahan. Jangan lagi berlama-lama dalam kelemahan hidup.
Orang yang tidak takut mati miskin karena kejujuran, tidak akan miskin
Tuhan, kami istirahat dulu ya?
Bangunkanlah kami esok pagi sebagai jiwa yang damai dan berharapan baik.
Berikanlah pekerjaan kepada kami yang belum punya pekerjaan.
Temukanlah kami yang belum berbelahan jiwa, dengan pribadi baik yang akan saling mencintai.
Sembuhkanlah kami yang sedang sakit.
Gembirakanlah kami yang sedang bersedih hati.
Pulihkanlah harapan kami yang sedang kecewa.
Baikkanlah penjualan bagi kami yang belum laku.
Dan baikkanlah rezeki bagi kami semua.
Aamiin
Betapa ringan langkah kita jika diawali doa dan senyuman karena itu menggambarkan ketulusan hati yang kuat dalam menghadapi banyak hal.
Engkau harus tegas menghadapi masalah, daripada gelisah membayangkan penyiksaannya terhadapmu
Siapa bilang orang minder tidak bisa sukses? Orang minder yang rajin, mengalahkan orang percaya diri yang NATO.
Dari kumpulan Kata kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh itu, memang sangat tepat jika kita teladani maknanya. Buatlah Kata Kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh Itu sebagai motivasi, bukan hanya untuk dibaca tetapi tidak dicerna. Karena kalau saya tinjau ulang mengenai Kata Kata Bijak Mario Teguh itu. Memang sangat bisa muntuk memacu kita menjadi seorang insane yang sukses. Jadilah orang yang super! Itulah yang sering diucapkan oleh Mario teguh kepada para penggemarnya. Selain itu, Mario teguh walaupun dia sudah dalam tanda kutip memiliki segalanya. Namun dia tak pernah mau berhenti untuk memotivasi orang-orang Indonesia agar jadi oorang-orang yang sukses dan berwibawa. Namun semua itu tergantung pada diri kita sendiri. Seberapa besar kita bisa mengambil langkah, sebesar itulah kesuksesan akan mewarnai kita.
Tidak sedikit orang yang galau, karena keinginan besarnya duduk di atas keberaniannya yang kecil.
Wanita gampang menangis itu karena air matanya adalah kata untuk meminta dirimu untuk menemaninya
Jangan takut untuk memulai cinta yang baru. Lepaskan dirimu dari perihnya masa lalu, kamu akan temukan seseorang yang mampu membahagiakanmu.
Love is always suspicious. Cinta itu selalu curiga. Itu salah satu bukti bahwa cinta harus memiliki.
Yang dekat saja bisa lepas kendali, apalagi yang jauh. Periksa semua yang dekat, sebelum mencari yang jauh.
Kadang kita terjatuh hanya supaya bisa lebih kuat untuk bangkit dan melompat lebih tinggi. Percayalah pada rencana Tuhan.
Sekian kata bijak kali ini, semoga bisa memberikan motivasi dan inspirasi.
ReadFull Article ..
Aku tak punya waktu untuk membenci orang yang membenciku, karena aku terlalu sibuk mencintai mereka yang mencintaiku.
Jangan takut untuk mencoba, karena ketakutan itulah hambatan sesungguhnya dari sebuah kesuksesan kita. Cermati dan resapi Kata Kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh ini dengan baik, maka kesuksesan akan menaungi anda.
Salam Super!
Tersenyumlah pada sesamamu, ketahuilah bahwa mungkin senyumanmu memiliki arti yg besar bagi mereka
Waktu terbaik untuk berbahagia adalah sekarang.
Tempat terbaik untuk berbahagia adalah di sini.
Dan cara terbaik untuk berbahagia adalah membahagiakan orang lain.
Yang Anda pikirkan, menentukan yang Anda lakukan.Dan yang Anda lakukan, menentukan yang Anda hasilkan.Maka ukuran dan kualitas dari pikiran Anda,menentukan ukuran dan kualitas hasil dari pekerjaan Anda.
Maka janganlah hanya menginginkan yang mudah.
Janganlah keinginan mu untuk yang mudah, menjauhkanmu dari belajar menguasai yang sulit.
Sesungguhnya, karena kemampuan mu lebih besar daripada semua kesulitan mu, kehidupan ini yang sebetulnya sama sulitnya bagi semua orang, akan tampil sangat mudah bagi mu, dan akan berlaku sangat ramah kepada mu.
Anda belum disebut menemukan tujuan hidup Anda yang sebenarnya, jika orang lain tidak bisa merasakannya dalam ketetapan pandangan mata Anda, dalam kejelasan bicara, dalam ketegasan langkah, dan dalam kekuatan dari alasan-alasan Anda.
Rasa malas yang menguasai orang hebat, adalah kekuatan yang menjadikannya sama tidak-berguna-nya dengan orang lemah yang membakati kemalasan.
Maka janganlah engkau membakati kemalasan.
Karena ketahuilah, bahwa
Bahkan setan pun tidak tertarik untuk mengganggu orang malas.
Karena, kemalasan itu sudah lebih dari cukup untuk mengkerdilkan kehidupan anak manusia, apa pun kehebatan yang aslinya ada pada dirinya.
Dan jika engkau sedang memanjakan kemalasan dalam dirimu, sadarilah bahwa
Rasa malas itu bukanlah kelemahan.
Rasa malas adalah kekuatan yang sangat luar biasa keefektifannya untuk mengkerdilkan kehidupan.
Telah berapa banyakkah jiwa-jiwa yang sejatinya dilahirkan mulia dan berbakat menjadi pemimpin besar, yang dikerdilkan oleh rasa malas?
Percayalah akan kemampuan dirimu sendiri, itu akan menghindarkanmu dari orang-orang yg ingin mematahkan semangatmuAku hanya manusia biasa, memiliki hidup yang biasa. Namun kehadiran dirimu mengubah segalanya, kau membuatku merasa sempurna.
Kadang hal-hal buruk Tuhan hadirkan ke dalam hidupmu untuk mengingatkanmu pada hal-hal baik yang lupa kamu syukuri.
Tidak ada kebahagiaan dalam kelemahan. Jangan lagi berlama-lama dalam kelemahan hidup.
Jika kamu menyerah hanya karena kata-kata orang lain yang ingin menjatuhkanmu, berarti kamu gagal dan orang itu berhasil.
Orang yang tidak takut mati miskin karena kejujuran, tidak akan miskin
Tuhan menciptakan kedua mata kita di depan karena kita harus terus melihat ke depan, bukan ke belakang dan terpaku pada masa lalu.
Tuhan, kami istirahat dulu ya?
Bangunkanlah kami esok pagi sebagai jiwa yang damai dan berharapan baik.
Berikanlah pekerjaan kepada kami yang belum punya pekerjaan.
Temukanlah kami yang belum berbelahan jiwa, dengan pribadi baik yang akan saling mencintai.
Sembuhkanlah kami yang sedang sakit.
Gembirakanlah kami yang sedang bersedih hati.
Pulihkanlah harapan kami yang sedang kecewa.
Baikkanlah penjualan bagi kami yang belum laku.
Dan baikkanlah rezeki bagi kami semua.
Aamiin
Jodoh memang dipilihkan oleh Tuhan. Jika engkau menghebatkan diri, akan dipilihkan bagimu jodoh yang hebat.
Betapa ringan langkah kita jika diawali doa dan senyuman karena itu menggambarkan ketulusan hati yang kuat dalam menghadapi banyak hal.
Jika kamu melihatnya dengan positif, masa lalu tidak ada yang buruk. Yang ada hanya masa lalu yang indah dan pelajaran yang berharga.
Engkau harus tegas menghadapi masalah, daripada gelisah membayangkan penyiksaannya terhadapmu
Untuk mencintai, kamu harus memiliki kekuatan. Kekuatan melawan amarah dengan kesabaran dan kekuatan memaafkan dengan ketulusan.
Siapa bilang orang minder tidak bisa sukses? Orang minder yang rajin, mengalahkan orang percaya diri yang NATO.
Love refuses to be not the only one. Cinta menolak menjadi bukan yang satu-satunya.
Dari kumpulan Kata kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh itu, memang sangat tepat jika kita teladani maknanya. Buatlah Kata Kata Bijak dan Motivasi Mario Teguh Itu sebagai motivasi, bukan hanya untuk dibaca tetapi tidak dicerna. Karena kalau saya tinjau ulang mengenai Kata Kata Bijak Mario Teguh itu. Memang sangat bisa muntuk memacu kita menjadi seorang insane yang sukses. Jadilah orang yang super! Itulah yang sering diucapkan oleh Mario teguh kepada para penggemarnya. Selain itu, Mario teguh walaupun dia sudah dalam tanda kutip memiliki segalanya. Namun dia tak pernah mau berhenti untuk memotivasi orang-orang Indonesia agar jadi oorang-orang yang sukses dan berwibawa. Namun semua itu tergantung pada diri kita sendiri. Seberapa besar kita bisa mengambil langkah, sebesar itulah kesuksesan akan mewarnai kita.
Apa pun yang tidak akan menjadikan Anda kuat dan mandiri di masa depan, tinggalkan.
Tidak sedikit orang yang galau, karena keinginan besarnya duduk di atas keberaniannya yang kecil.
Keberanian adalah harga yang harus kita bayar untuk hidup dengan kuat dan mapan.
Wanita gampang menangis itu karena air matanya adalah kata untuk meminta dirimu untuk menemaninya
Orang yang tertarik dengan dirinya sendiri tidak bisa dibosankan oleh apa pun.
Jangan takut untuk memulai cinta yang baru. Lepaskan dirimu dari perihnya masa lalu, kamu akan temukan seseorang yang mampu membahagiakanmu.
Menghina pasangan Anda sama dengan menghina diri Anda sendiri. Hargai pasangan Anda.
Love is always suspicious. Cinta itu selalu curiga. Itu salah satu bukti bahwa cinta harus memiliki.
Masa lalu yang menyedihkan ada untuk dijadikan sebagai pelajaran agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
Yang dekat saja bisa lepas kendali, apalagi yang jauh. Periksa semua yang dekat, sebelum mencari yang jauh.
Kadang mengalah dan meminta maaf itu lebih baik daripada menjelaskan segalanya kepada orang yang tak mau mengerti
Kadang kita terjatuh hanya supaya bisa lebih kuat untuk bangkit dan melompat lebih tinggi. Percayalah pada rencana Tuhan.
Sekian kata bijak kali ini, semoga bisa memberikan motivasi dan inspirasi.
Langganan:
Postingan (Atom)