Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Desember 2013
Puisi Puisi Laely Shofia
SUNYI
Ketikaku membuka mata
Hampa terasa didalam hidupku
Ia yang selalu ada disampingku
Kini telah tiada
Senyummu telah pudar
Hariku menjadi gelap
Kau yang selalu mengasingkanku
Tak pernah melihatku kedalam
Pernah ada suatu masa
Ketika aku tertawa bersamanya
Dalam peluknya yang hangat
Bersama tertawa membunuh malam
Walau ia disampingku
Menusuk duri ketubuhku
Melubangi seluruh hatiku
Kini ia membunuh harapanku.
BERJUTA RASA
Setiap aku menatap bulan kulihat begitu terang
Ditemani sang bintang terangi malam yang gelap gulita
Cahaya bintang dan bulan membuat hatiku bimbang
Tergambar sebuah wajah yang membuat hatiku tegang
Angin malam berhembus laun
Menusuk hingga ke sukmaku.
Teringat suara tawa candamu
Membuat hatiku goyah
Teringat senyummu begitu indah melebihi rembulan
Melihat matamu lebih indah dari pelangi
Melihat wajahmu begitu cerah membuat diriku terpesona
Dinginnya malam ini membuatku teringat padamu
Malam yang terlalu sunyi membuat hatiku berpesta
Berjuta rasa yang ada didada
Tak satupun seindah dirimu
Beruntungnya ku bias disampingmu
Wahai mahluk ciptaan Tuhan yang terindah.
PERBEDAAN
Dimana ada kesedihan pasti ada kebahagiaan
Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan
Dimana ada musibah pasti ada hikmahnya
Dikala hatimu terluka pasti akan terobati
Adakala kita bersama dan adakala kita berpisah
Berpisah dengan ia yang tersayang
Namun janganlah kita terpuruk
Terpuruk dalam kesedihan
Dirinya yang tersayang telah pergi kedunia yang berbeda
Walau telah berbeda dunia namun tetap bias bersama
Perbedaan dunia takkan mengalahkan rasa cintaku
Kita bisa bersatu karena sebuah perbedaan
Apabila kau telah menjauh , akan kutarik kau kesampingku
Takkan kubiarkan dirimu lari hanya karena kita berbeda
Kau adalah duniamu, aku adalah duniaku
Akan kubuatkan dunia kita, dunia tempat kita bersatu
Sabtu, 07 Desember 2013
Puisi Salma Muqita Awaliah
Berikut ini merupakan puisi-puisi dari Salma Muqita awaliah
Kumpulan Puisi >> Puisi Persahabatan >> Puisi Patah Hati >> Puisi Romantis >> Puisi Rindu >> Puisi Sahabat >> Puisi Ibu >> Puisi Lucu >> Puisi Sakit Hati >> Puisi Perpisahan >> Puisi Putus Cinta >> Puisi Sedih >> Puisi Bahasa Inggris >> Puisi Sunda >> Puisi Cinta Kahlil Gibran >> Puisi Harapan >> Puisi Kehidupan >> Puisi Kangen >> Puisi Humor >> Puisi Gombal >> Puisi Jatuh Cinta >> Puisi Hujan
ReadFull Article ..
![]() |
| Tentang dia Hatiku terlanjur terperosok Terjebak dalam bayang-bayang nafasmu Entah kapan kau berhenti Jangan siksa aku Kumohon…. Bantulah aku dewi cinta Musnahkan bidadara lembut itu Setengah sadar Pikirku terhipnotis Tenggelam dalam palung kegelisahan Kenangan Hari esok Selalu membuatku takut Di bawah sungai Merambat suara gemuruh Berkokoklah ayam Melengkapi jeritan batin Terdiam di sudut gordeng usang Menangkap sorot sang surya Seribu potret kenangan Dibawa lari waktu Aku benci ini Mereka membuatnya Begitu dramatis Hingga semua makanan lezat itu Tak cukup membuat semut kenyang Mereka menggerogotiku Habis… Metropolitan Tak kutemukan orang-orangku di sana Semut-semut itu berlari memburu waktu Tiada yang tahu apa yang mereka cari Karena mereka dalam dunia masing-masing Teknologi yang menggerakan semuanya Waktu yang paling berharga diantara semuanya Terus menggali Terus bergerak Terus berlari Tanpa merangkak Jalan aspal berselimut polusi Nikotin Tebaran asap pabrik Dan sinyal-sinyal peringatan Kucing lucu menggemaskan Tak dihiraukan Hanya seni bangunan Yang makin tinggi mengerikan |
Kumpulan Puisi >> Puisi Persahabatan >> Puisi Patah Hati >> Puisi Romantis >> Puisi Rindu >> Puisi Sahabat >> Puisi Ibu >> Puisi Lucu >> Puisi Sakit Hati >> Puisi Perpisahan >> Puisi Putus Cinta >> Puisi Sedih >> Puisi Bahasa Inggris >> Puisi Sunda >> Puisi Cinta Kahlil Gibran >> Puisi Harapan >> Puisi Kehidupan >> Puisi Kangen >> Puisi Humor >> Puisi Gombal >> Puisi Jatuh Cinta >> Puisi Hujan
Langganan:
Postingan (Atom)
