Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 Desember 2013
Sudarmaji Setia Teruskan Usaha Keluarga

Minat baca masyarakat Indonesia masih rendah. Begitu hasil penilitian lembaga survei internasional. Selain harga buku sulit terjangkau kalangan bukan mapan, judul buku yang terbatas juga menjadi penyebabnya.
Kendati demikian, hasil survei ini tak mengurungkan usaha yang telah dirintis Sudarmaji, pengelola kios persewaan buku berlabel Erlangga, di jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang.
”Ya, rata-rata adalah 20 sampai 50 buku yang disewa setiap hari,” ujar Sudarmaji, seolah-olah membantah surveiitu.
Keluarga Sudarmaji boleh dikata secara khusus menggeluti bisnis sewa-menyewa buku bacaan. Saudara-sauduranya yang lain pun ikut membuka bisnis serupa—yang merupakan "warisan” orangtuanya.
Sudarmaji mulai menggeluti bisnis rental buku ini sejak 1979. Kala itu Sudarmaji kecil masih bersekolah. Pagi buta, dia membantu orangtuanya mendorong gerobak yang berisi buku-buku bacaan—saat itu masih berupa komik dan novel Koo Ping Hoo—ke tempat mangkal di Jalan Merdeka. Trademark yang dipasang di gerobak itu berlabel ”Singgalang”.
Usai menyiapkan ’dagangan’ orang tuanya tersebut, Sudarmaji kecil bergegas ke sekolah. Usai bubaran dari sekolah, Sudarmaji pun ikutan nimbrung di ”kios berjalan” orang tuanya tersebut.
Hari berlalu, sewa-menyewa buku tetap belum sepi peminat. Dari Jalan Merdeka, bisnis persewaan buku pindah ke depan Bioskop Gembira di Jalan Teuku Umar. Cukup lama juga parkir di situ. Persewaan buku ”Singgalang” tetap ramai peminat.
”Yang enaknya saat itu, waktu kios belum buka pun orang sudah antri ingin meminjam,” kenang Sudarmaji.
Tahta manajemen akhirnya berpindah. Orangtuanya menyerahkan pengelolaan sumber penghasilan keluarga itu kepada Sudarmaji dan saudara-saudaranya.
Dalam bisnis, tak selamanya cerah, pun tak selamanya suram. Kios buku ”Singgalang” sempat berpindah-pindah tempat. Apalagi ketika Bioskop Gembira tutup.
Sempat kios Sudarmaji mangkal di samping SD peninggalan Belanda di Jalan Teuku Umar. Tak berapa lama, pindah lagi ke deretan kios di Lapangan Teladan—masih di Jalan Teuku Umar. Sempat pula kios tersebut ”parkir” di Gedung Kaca Puri. Malah, pernah mangkal di Pasar Inpres di Potong Lembu. “Pokoknya pindah-pindah terus,” kenang Sudarmaji.
Dia mengakui, berpindah-pindah tempat itu mengurangi omset persewaan. Selain pelanggan kesulitan untuk meminjam, buku-buku lama yang dipinjam pelanggan banyak yang tak pulang.
“Banyak buku yang tak kembali. Setelah ditanya sana-sini tapi tak berhasil juga, ya akhirnya biarkan saja,” ucap Sudarmaji yang pernah tinggal di Jalan Jawa ini tersenyum.
Kini dia mulai membuka usaha sendiri, pisah dari usaha “warisan” orang tuanya. Taman bacaan “Singgalang” masih berdiri dan dikelola oleh saudaranya. Demikian dengan taman bacaan “Doraemon” di Jalan Tugu Pahlawan, juga milik saudaranya. Namun, dia memilih untuk membuka usaha sendiri.
Menempati sebuah rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, Sudarmaji membuka kios persewaan buku dengan nama “Erlangga”. Berbeda dengan buku-buku persewaan warisan orang tuanya yang berupa komik dan novel karya pribumi, buku-buku persewaan di kiosnya banyak dipenuhi komik buatan Jepang dan novelis Barat. “Sekarang peminat pembacanya rata-rata komik-komik seperti itu. Kita kan hanya memenuhi selera pembaca,” kata Sudarmaji.
Menempati ruangan ukuran 4 x 4 meter, Sudarmaji bersama sang istri dan dua orang anaknya, membuka kios bukunya dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Selain persewaan buku, dia juga menyewakan film berupa VCD dan DVD, plus kios rokok dan minuman ringan.
Segmen pelanggan tidak sama seperti waktu dulu. Kali ini pelanggannya banyak yang masih anak sekolah. Namun, pelanggan seperti ini justru minat bacanya sangat tinggi.
”Kalau pendapatan, tak tentu. Kalau lagi ramai bisa dapat 200 ribu supiah dalam sehari. Kalau lagi sepi paling 25 – 100 ribu rupiah. Yang jelas, enak waktu dulu, peminat ramai. Sekarang, sudah banyak orang yang buka persewaan buku,” kata Sudarmaji.
Kendati demikian, bisnis seperti ini bukan tanpa hambatan. Sulitnya mencari buku di Tanjungpinang menjadi salah satu kendala. ”Kadang saya sampai ke Jakarta untuk mencari buku. Di sana kan banyak buku-buku komik dan novel. Kalau di sini yaa agak susah,” ucapnya. (*/Chairoel Anwar/Kabar Indonesia)
Kendati demikian, hasil survei ini tak mengurungkan usaha yang telah dirintis Sudarmaji, pengelola kios persewaan buku berlabel Erlangga, di jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang.
”Ya, rata-rata adalah 20 sampai 50 buku yang disewa setiap hari,” ujar Sudarmaji, seolah-olah membantah surveiitu.
Keluarga Sudarmaji boleh dikata secara khusus menggeluti bisnis sewa-menyewa buku bacaan. Saudara-sauduranya yang lain pun ikut membuka bisnis serupa—yang merupakan "warisan” orangtuanya.
Sudarmaji mulai menggeluti bisnis rental buku ini sejak 1979. Kala itu Sudarmaji kecil masih bersekolah. Pagi buta, dia membantu orangtuanya mendorong gerobak yang berisi buku-buku bacaan—saat itu masih berupa komik dan novel Koo Ping Hoo—ke tempat mangkal di Jalan Merdeka. Trademark yang dipasang di gerobak itu berlabel ”Singgalang”.
Usai menyiapkan ’dagangan’ orang tuanya tersebut, Sudarmaji kecil bergegas ke sekolah. Usai bubaran dari sekolah, Sudarmaji pun ikutan nimbrung di ”kios berjalan” orang tuanya tersebut.
Hari berlalu, sewa-menyewa buku tetap belum sepi peminat. Dari Jalan Merdeka, bisnis persewaan buku pindah ke depan Bioskop Gembira di Jalan Teuku Umar. Cukup lama juga parkir di situ. Persewaan buku ”Singgalang” tetap ramai peminat.
”Yang enaknya saat itu, waktu kios belum buka pun orang sudah antri ingin meminjam,” kenang Sudarmaji.
Tahta manajemen akhirnya berpindah. Orangtuanya menyerahkan pengelolaan sumber penghasilan keluarga itu kepada Sudarmaji dan saudara-saudaranya.
Dalam bisnis, tak selamanya cerah, pun tak selamanya suram. Kios buku ”Singgalang” sempat berpindah-pindah tempat. Apalagi ketika Bioskop Gembira tutup.
Sempat kios Sudarmaji mangkal di samping SD peninggalan Belanda di Jalan Teuku Umar. Tak berapa lama, pindah lagi ke deretan kios di Lapangan Teladan—masih di Jalan Teuku Umar. Sempat pula kios tersebut ”parkir” di Gedung Kaca Puri. Malah, pernah mangkal di Pasar Inpres di Potong Lembu. “Pokoknya pindah-pindah terus,” kenang Sudarmaji.
Dia mengakui, berpindah-pindah tempat itu mengurangi omset persewaan. Selain pelanggan kesulitan untuk meminjam, buku-buku lama yang dipinjam pelanggan banyak yang tak pulang.
“Banyak buku yang tak kembali. Setelah ditanya sana-sini tapi tak berhasil juga, ya akhirnya biarkan saja,” ucap Sudarmaji yang pernah tinggal di Jalan Jawa ini tersenyum.
Kini dia mulai membuka usaha sendiri, pisah dari usaha “warisan” orang tuanya. Taman bacaan “Singgalang” masih berdiri dan dikelola oleh saudaranya. Demikian dengan taman bacaan “Doraemon” di Jalan Tugu Pahlawan, juga milik saudaranya. Namun, dia memilih untuk membuka usaha sendiri.
Menempati sebuah rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, Sudarmaji membuka kios persewaan buku dengan nama “Erlangga”. Berbeda dengan buku-buku persewaan warisan orang tuanya yang berupa komik dan novel karya pribumi, buku-buku persewaan di kiosnya banyak dipenuhi komik buatan Jepang dan novelis Barat. “Sekarang peminat pembacanya rata-rata komik-komik seperti itu. Kita kan hanya memenuhi selera pembaca,” kata Sudarmaji.
Menempati ruangan ukuran 4 x 4 meter, Sudarmaji bersama sang istri dan dua orang anaknya, membuka kios bukunya dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Selain persewaan buku, dia juga menyewakan film berupa VCD dan DVD, plus kios rokok dan minuman ringan.
Segmen pelanggan tidak sama seperti waktu dulu. Kali ini pelanggannya banyak yang masih anak sekolah. Namun, pelanggan seperti ini justru minat bacanya sangat tinggi.
”Kalau pendapatan, tak tentu. Kalau lagi ramai bisa dapat 200 ribu supiah dalam sehari. Kalau lagi sepi paling 25 – 100 ribu rupiah. Yang jelas, enak waktu dulu, peminat ramai. Sekarang, sudah banyak orang yang buka persewaan buku,” kata Sudarmaji.
Kendati demikian, bisnis seperti ini bukan tanpa hambatan. Sulitnya mencari buku di Tanjungpinang menjadi salah satu kendala. ”Kadang saya sampai ke Jakarta untuk mencari buku. Di sana kan banyak buku-buku komik dan novel. Kalau di sini yaa agak susah,” ucapnya. (*/Chairoel Anwar/Kabar Indonesia)
Sumber : okezone.com
Kamis, 12 Desember 2013
Usaha Es Krim Goreng
Kreatifitas cita rasa olahan makanan da minuman memang tak pernah ada habisnya. Beragam produk kuliner inovatif terus berkembang mengikuti selera pasar. Salah satu sajian unik yang bisa menjadi lahan usaha yang potensial adalah es krim goreng. Ehmm.. mendengar namanya saja bikin penasaran!
![]() |
| Picture by Howcast |
Apa itu Es Krim Goreng?
Es Krim Goreng tak berbeda jauh dengan Es Krim Bakar. Es krim goreng adalah satu gumpal es krim yang dibentuk bulat atau kotak, dibalut dengan lapisan roti, kemudian digoreng dengan minyak atau margarine. Disajikan hangat-hangat, sehingga ada sensasi panas dan dingin. Hal tersebut memberikan cita rasa yang sensasional.
Bagaimana Cara Membuat Es Krim Goreng?
Jika anda browsing di internet, ada puluhan resep yang mendeskripsikan tentang cara membuat es krim goreng dengan cita rasa dan variasi hidangan yang beragam. Sebagai gambaran awal, kami sajikan contoh resep membuat es krim goreng.
Bahan-bahan:
- Satu skop es krim
- Roti tawar (2 lembar)
- Tepung roti
- Telor ayam (1 butir)
- Saus pelengkap (bahan strawberry atau cokelat)
- Hiasan (topping), seperti cerres, chery, atau keju.
Tahap pembuatan:
Letakkan satu skop es krim di atas selembar roti tawar. Tutup dengan selembar roti tawar lainnya. Bentuk menjadi bola atau bentuk lain sesuai selera. Jika sulit, gunakan media cetak. Setelah itu, gulingkan bola es krim tersebut di atas tepung roti. Celupkan kedalam kocokan telor agar bentuk bola es krim lebih kuat. Langkah berikutnya, taburi bola es krim tersebut dengan tepung roti. Simpan di lemari frezzer. Jika ada pesanan pelanggan, ambil dari dalam kulkas, lalu digoreng hingga kulit roti menjadi kuning kering. Sebelum disajikan, bola es krim dipotong (dibelah) dan dihiasi dengan saus dan topping.
Hidangan menu es krim goreng ini memiliki nilai interest yang tinggi. Sangat bagus jika dipakai sebagai menu dessert dalam bisnis restaurant anda. Harga per porsinya bervariasi, mulai dari 8.000 rupiah hingga di atas 20.000 rupiah tergantung variasi jenis es krim yang dipakai dan ukuran sajiannya. Beberapa pengusaha muda yang minim pengalaman lebih memilih bisnis dalam mitra waralaba es krim goreng, seperti Polariz, KeZam, dan lainnya.
Jumat, 01 November 2013
Peluang Bisnis 2013 Peluang Usaha 2013
Berbagai macam kumpulan Peluang Bisnis 2013 silahkan klik disini.
Pemuda sebenarnya punya potensi untuk mandiri, tidak tergantung dari orang tua. Tapi mungkin diantara para pemuda ini bingung dan belum tahu harus mengerjakan bisnis apa untuk mendapatkan penghasilan atau uang. Dari sekian banyak profesi sebenarnya ada bisnis atau profesi yang bisa dilakukan oleh pemuda yang masih kuliah. Beberapa jenis bisnis atau usaha ini tidak dilakukan secara full time sehingga tidak mengganggu kuliah.
Bisnis ini bisa dilakukan sewaktu berada di lingkungan kampus, atau setelah pulang dari kuliah, dan juga bisa dilakukan pada malam hari. Dengan memperoleh penghasilan tambahan, mereka bisa memenuhi kebutuhannya dan juga mewujudkan keinginannya untuk membeli perlengkapan kuliah atau gadget yang diinginkannya.
Berikut 9 jenis Peluang Bisnis 2013 yang bisa digeluti anak muda :
Jenis bisnis yg cocok dg anak muda yaitu jualan pulsa, meskipun terlihat sepele namun menjanjikan hanya dengan modal kecil
ReadFull Article ..
Pemuda sebenarnya punya potensi untuk mandiri, tidak tergantung dari orang tua. Tapi mungkin diantara para pemuda ini bingung dan belum tahu harus mengerjakan bisnis apa untuk mendapatkan penghasilan atau uang. Dari sekian banyak profesi sebenarnya ada bisnis atau profesi yang bisa dilakukan oleh pemuda yang masih kuliah. Beberapa jenis bisnis atau usaha ini tidak dilakukan secara full time sehingga tidak mengganggu kuliah.
Bisnis ini bisa dilakukan sewaktu berada di lingkungan kampus, atau setelah pulang dari kuliah, dan juga bisa dilakukan pada malam hari. Dengan memperoleh penghasilan tambahan, mereka bisa memenuhi kebutuhannya dan juga mewujudkan keinginannya untuk membeli perlengkapan kuliah atau gadget yang diinginkannya.
Berikut 9 jenis Peluang Bisnis 2013 yang bisa digeluti anak muda :
Jenis bisnis yg cocok dg anak muda yaitu jualan pulsa, meskipun terlihat sepele namun menjanjikan hanya dengan modal kecil
- Website developer, memang terbukti datangkan hasil yang menjanjikan bagi kamu yang memiliki skill di bidang ini
- Penulis & blogger, bisa jadi bisnis yang dijalankan sambil kuliah jika kamu punya skill bahasa Inggris yang bagus maka banyak job menanti
- Fotografer, ini merupakan bisnis tingkat menengah yang kalau ditekuni bisa memberikan hasil yang bagus, mulai dari event-event sampai wedding
- Reseller dari suatu produk pakaian,mainan, atau aksesoris yang kemudian jalankan lewat online dengan mencari jaringan supliernya.
- IT Maintenance, ini prospeknya sangat bagus bagi yang menguasai ilmu jaringan komputer bermodalkan antivirus serta utility pembersih.
- Outlet makanan ringan seperti kebab, pizza, burger atau cemilan dan menjualnya bisa di areal sekolah atau kampus kamu sehingga mudah dipantau
- Bisnis kreatif, seperti membuat mug,pin,kaos dengan kata-kata unik dan lain-lain, bisa dijalankan sembari kuliah & pasarnya adalah komunitas kampus
- Service HP atau laptop juga cocok untuk anak muda khususnya bagi yang punya skill elektronika, konsumen bisa datang dari temen-teman sekolah atau kampus.
Contoh Usaha 2013
sisa waktu yang kita punyai kadang-kadang terbuang percuma cuma untuk lakukan suatu hal perihal yang kurang berguna. berfikir perihal melacak pendapatan tambahan dari usaha sampingan, yaitu pola pikir yang kreatif yang perlu segera direalisasikan dengan tindakan. peluang usaha sampingan dengan modal kecil ditahun 2013 tidak cuma dapat kita peroleh di luar tempat tinggal saja, tetapi didalam tempat tinggal lalu kita dapat berkreasi dengan berbagai macam bisnis. contonya yaitu :
| Contoh Usaha 2013 |
Peluang Usaha Rumahan Sejak tahun 2008 Paling Murah SeDUNIA - Terbukti dengan puluhan cabang dan ribuan reseller tersebar diseluruh indonesia. Bisnis Baju Terkenal dengan konsep yang rumahan BUKTIKAN harga 3500-14ribu Langsung dari Pabrik visit: www.GROSIRBAJUKU.comatau [
punya kamar kosong ? apakah area kita ada di dekat beberapa pekerja atau perantauan, atau apalagi dekat dengan tempat universitas ? sewakan saja, dengan sistem harian atau bulanan. perihal ini akan menolong keuangan keluarga.
bikin kue. bila meyukai dan tahu langkah bikin kue, baiknya mengembangkan keahlian ini. bikin serta menghias kue dapat jadi langkah yang amat menjanjikan untuk memperoleh pendapatan tambahan.
bikin biskuit. kita dapat menjalnya dimulai dari tetangga serta toko kelontong paling dekat. dapat juga menggunakan tehnik pemasaran di sosial media layaknya facebook & twitter.
jadi makelar mobil. bisnis ini dapat ditangani paruh waktu. datang ke showroom atau agen penjual mobil bekas, serta menghendaki izin untuk jadi tenaga penjualnya. bisa dipastikan dapat mendatangkan untung besar
servis computer. dengan berkembangnya teknologi, nyatanya beberapa orang tetap kesusahan saat memperbaiki komputernya sendiri. perihal ini dapat jadi peluang, menawarkan layanan kita ke beberapa orang. bila pelanggan senang, promosi dari mulut ke mulut tentu dapat berlangsung.
perawatan / penitipan anak. bila kita terhitung orang yang sabar, ada potensi besar untuk memperoleh pendapatan tamabhan yaitu dari melindungi anak-anak. tetapi kita mesti punya cukup daya dan kesabaran yang ektra untuk dapat menggerakkan pekerjaan ini.
entri data. melakukan perkejaan sebagai entri data atau memasukkan, terus bisa berikan sumber yang amat stabil serta pendapatan tambahan untuk keuangan anda. umumnya anda dibayar untuk jumlah entri yang kita bikin. bila kita dapat menjalakannya dengan cepat, maka duit lalu akan tiba dengan cepat.
jadi penulis untuk majalah. menulis lantas mengirimkannya ke media cetak dapat kita faedahkan sebagai fasilitas hobi menulis yang barangkali dapat mendatangkankeuntungan. kita dapat menulis atau kirim photo yang menarik untuk majalah yang beredar mingguan atau harian baik media cetak ataupun media online.
fotografer pernikahan. langkah awal kita dapat menggunakan website situs atau situs (blog) untuk memamerkan karya kita, namun bila kita meyakini bahwa fotografi karya kita cukup baik, tidak ada salahnya bila segera tawarkan layanan ini. kita lalu dapat mempromosikan layanan kita ini melalui teman ataupun saudara-saudara kita untuk mempromosikannya dari mulut ke mulut.
contoh peluang usaha ditahun 2013 dengan modal kecil sesungguhnya amat sangat banyak, tetapi bergantung tanggapan kita saat melihat tiap-tiap peluang yang ada. selamat coba.
Rabu, 23 Oktober 2013
Peluang Usaha Budidaya Jamur Kancing
Jamur kancing (Agaricus bisporus) yang biasa disebut juga dengan jamur champignon atau button mushroom ciri khas bentuknya menyerupai kancing baju yakni bulat dengan warna putih, coklat atau krem. Harga jamur kancing di pasaran terbilang cukup mahal sesuai dengan rasanya yang nikmat luar biasa mirip seperti rasa daging sapi membuat jamur kancing sangat potensial untuk di budidayakan.Ukuran jamur kancing adalah dua sampai empat senti meter namun bisa sudah mekar dewasa ukurannya mencapai dua puluh senti meter. Jamur kancing adalah jamur yang tergolong paling banyak di budidayakan di seluruh dunia sebab jamur ini banyak sekali peminatnya dan pemasarannya juga mudah.
Cara budidaya
Persiapan bibit
Jika anda berniat menjalankan bisnis budidaya jamur ukuran skala kecil, maka sebaiknya pilih bibit jamur F3 yang dapat langsung ditebar pada media tanam dan dibudidayakan hingga masa panen tiba.
Teknik Budidaya Jamur
Pada umumnya teknik budidaya jamur kancing memiliki tahapan yang hampir sama dengan cara budidaya jamur merang. Tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut :
Tahapan pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Untuk pembudidayaan jamur kancing, media tanam yang digunakan terbuat dari campuran jerami padi (100%), kapur pertanian (2,5%), bekatul (3%), dan ditambahkan urea (9%), ZA (1%), dan TSP (1,2%).
Tahapan kedua yaitu proses pengomposan. Caranya dengan memotong jerami padi dengan ukuran 10-15 cm, dicuci hingga bersih dan ditiriskan sampai kelembapannya 65%. Selanjutnya tumpuk jerami dengan ukuran 10-15 cm dan tambahkan media lain berupa bekatul dan kapur diatasnya. Susun lapisan media tersebut berselang-seling antara jerami padi dengan campuran bekatul dan kapur. Pada hari berikutnya lakukan pembalikan, agar campuran media merata dan tambahkan urea sebanyak 0,9% (bila kurang lembab bisa ditambahkan air). Pada hari ke enam media ditambahkan dengan ZA 1%, dan diaduk-aduk agar semuanya merata. Sedangkan pada hari ke sepuluh, tambahkan TSP sebanyak 1,2% lalu aduk-aduk dan diamkan selama 12-17 hari.
Selanjutnya adalah tahapan sterilisasi media tanam. Proses sterilisasi dilakukan dengan cara meletakan media tanam (yang telah dikompos) secara merata di atas rak-rak tanam yang disiapkan di ruang kumbung jamur (baca selengkapnya : cara membuat kumbung jamur), dengan ketebalan media tanam sekitar 15-20 cm. Kemudian alirkan uap panas dari perebusan air di pembangkit uap hingga suhu ruang kumbung mencapai 60°-65°C, pertahankan suhu tersebut selama 12 jam. Apabila suhunya telah mencapai 65°-75°C maka bukalah ventilasi ruangan agar suhunya kembali turun menjadi 40°-45°C. Usahakan untuk menjaga kestabilan suhu di ruang kumbung pada kisaran 40°-45°C selama kurang lebih 70 jam.
Tahapan berikutnya yakni penanaman bibit jamur. Setelah suhu ruangan turun menjadi 32°C, maka bibit jamur kancing sudah bisa ditanam. Untuk rak budidaya jamur dengan ukuran 3 m x 1 m, biasanya dibutuhkan sekitar 10-14 botol bibit jamur dengan isi 220 cc. Untuk tahapan ini dibutuhkan suhu ruangan ideal berkisar 28,8°-30° C pada daerah dataran tinggi, dan suhu 24,4°-26,6° C pada dataran rendah. Dengan tingkat kelembapan mencapai 90-100% maka bibit jamur kancing akan menunjukan pertumbuhan miseliumnya pada usia 12-14 hari.
Proses selanjutnya yaitu casing atau pelapisan tanah setebal 3-5 cm di atas media tanam yang telah ditumbuhi miselium. Tanah yang digunakan sebagai casing harus tanah cokelat serta berpori, selain itu pH tanah sekitar 6,2-8, dan yang paling penting terbebas dari hama ataupun penyakit. Sebelum tanah digunakan, sterilisasikan terlebih dahulu dengan uap panas pada suhu 70°C selama 2-4 jam dengan ditambahkan 2 liter formalin sebanyak 40% per m3 tanah.
Setelah 9-14 hari setelah masa casing dilakukan, biasanya tubuh buah mulai muncul. Untuk itu, bukalah ventilasi pada rumah kumbung jamur agar proses pertumbuhan jamur kancing bisa lebih cepat (biasanya tiga hari kemudian jamur sudah bisa dipanen).
Nah itulah sekilas tentang budidaya jamur kancing. Anda berminat untuk membudidayakannya ? Silahkan di coba.
Sumber : http://peluangusaha-oke.com/peluang-usaha-budidaya-jamur-kancing/
Langganan:
Postingan (Atom)
